Beranda Ekonomi & Bisnis Indra Konveksi, UMKM Kota Bengkulu yang Tetap Survive di Tengah Pandemi Covid-19

Indra Konveksi, UMKM Kota Bengkulu yang Tetap Survive di Tengah Pandemi Covid-19

1472

Matabengkulu.com – Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak buruk pada pergerakan ekonomi masyarakat dan penggiat UMKM, banyak dari penggiat UMKM yang mengeluh karena turun nya omset mereka bahkan ada juga yang gulung tikar. Namun Indra Konveksi salah satu penggiat UMKM yang di tengah pandemi Covid – 19 tetap survive.

Bunyi desing mesin jahit pagi itu riuh rendah di toko Indra Konveksi di jalan Samsul Bahrun Kelurahan Bentiring, Minggu (27/9/2020). Pengerjaan seragam sekolah dan seragam pakaian dinas instansi masih tetap dikerjakan.

Indra adalah owner dari Indra Konveksi mengakui tidak ada perubahan signifikan terhadap pandemi Covid – 19 ini terhadap usaha yang sedang dia geluti skr, orderan masih tetap mereka terima dan untuk pengerjaan baju seragam sekolah masih ada beberapa sekolah dari luar kota Bengkulu yang memesan langsungĀ  dengan Indra Konveksi.

Perlu diketahui usaha konveksi ini sudah di gelutinya semenjak kuliah dan memulai membuka usaha konveksi sendiri pada tahun 2015, kala itu Indra memulai usaha Konveksi nya dari rumah kontrakan nya di dekat kampus stain. Pada tahun 2019 Indra meningkatkan usahanya dengan membeli beberapa mesin jahit dan mesin obras lagi, lokasinya pun sudah tidak lagi dirumah kontrakan namun sudah di ruko sederhana milik sendiri. Saat ini Indra Konveksi sudah memiliki 10 tenaga kerja yang turut andil membantu dalam pengerjaan pakaian.

Untuk pakaian yang dikerjakan di Indra Konveksi adalah pakaian dengan kualitas terbaik, untuk harga pun disampaikan oleh pria kelahiran Pesisir Selatan Padang sangat bersaing. Seragam sekolah satu stel nya di bandrol mulai dari Rp. 150.000 sampai dengan Rp. 250.000, untuk seragam pakaian dinas ASN satu stel di bandrol dari Rp. 450.000, tergantung dengan bahan yang diminta oleh konsumen.

Indra mengakui di tengah pandemi Covid – 19 ini usaha mereka masih tetap survive, hanya saja untuk proses pembayaran saja yang jadi sering tersendat.

“Alhamdulillah meski kita skr sedang menghadapi pandemi Covid – 19, tidak ada perubahan yang terlalu signifikan yang kita hadapi. Untuk orderan masih tetap kita terima seperti biasa. Hanya saja pada saat pembayaran saja jadi sering terhambat. Untuk kendala lain tidak ada yang kita rasakan.” Ujar Indra

Indra pun berharap kondisi pandemi Covid – 19 ini dapat segera berakhir, sehingga perputaran perokonomian Indonesia dapat kembali pulih.(m)