Beranda Daerah Jembatan Elevated DDTS Sudah Diresmikan Gubernur Rohidin, Masyarakat Bengkulu Silakan Melintas

Jembatan Elevated DDTS Sudah Diresmikan Gubernur Rohidin, Masyarakat Bengkulu Silakan Melintas

500

Matabengkulu.com –  Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, Rabu pagi (20/12) meresmikan jembatan elevated Danau Dendam Tak Sudah (DDTS). Hadir jajaran Forkopimda provinsi, kepala OPD provinsi dan pemerintah kota serta perwakilan masyarakat setempat.

“Kita meresmikan jembatan elevated Danau Dendam Tak Sudah. Ini sudah tahun kedua, tahan pertama pembebasan lahan dan tahun kedua ini pembangunan fisik dan pematangan lahan,” ujar Gubernur Rohidin usai peresmian.

Usai diresmikan Gubernur dan rombongan juga langsung menjajal jembatan baru ini. Arus lalu lintas pun juga dialihkan ke jalan baru, sedangkan jalan lama ditutup untuk persiapan pembangunan tahap berikutnya.

Jembatan elevated ini dibangun sejak Maret lalu dan berlangsung selama 300 hari. Dengan total anggaran sebesar Rp 90 miliar melalui dana APBD Pemprov Bengkulu tahun 2023. Lalu untuk penataan lanjutan dimulai tahun 2024 oleh Kementerian PUPR yakni penataan kawasan wisata.

Kemudian di sekitar danau untuk penataan wisata akan dilakukan tahun depan oleh balai. Juga kita akan melakukan pembebasan lahan untuk kolam retensi,” tambah Gubernur Rohidin.

Nantinya DDTS ini juga akan diintegrasikan dengan kolam retensi, untuk penanganan banjir di Kota Bengkulu. Tahap pembebasan lahan akan dilaksanakan tahun 2024 nanti. Anggarannya tersebar di sejumlah dirjen di Kementerian PUPR.

Dengan adanya penataan Danau Dendam akan menjadi center pointnya. Kemudian di hilir ada persawahan dan akan kita integrasikan dengan kolam retensi. Sehingga mudah-mudahan kawasan ini bisa terpelihara dan termanfaatkan dengan baik,” sampai Gubernur.

Sementara itu Kadis PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso menyampaikan, penataan kawasan Danau Dendam Tak Sudah lanjutan saat ini sedang di tahap perencanaan oleh Kementerian PU. Sedangkan pembangunan fisik dilaksanakan Juni 2024 nanti.

Detail perencanaan sedang dilaksanakan Kementerian PU dan di Bulan Juni 2024 akan dilaksanakan pembangunannya. Penganggaran tetap di Kementerian,” ujar Tejo.

Penataan kawasan ini kolaborasi dari beberapa Ditjen Kementerian PUPR. Dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah atau BPPW Bengkulu akan menata kawasan wisata dan kuliner

Sedangkan dari Balai Wilayah Sungai Sumatera atau BWSS akan menata kawasan pintu air, dan membuat kawasan wisata berupa dermaga dayung.

“Dari BWSS termasuk menata pintu air dan membuat dermaga dayung. Ditargetkan balai sungai dibuat wisata yang terintegrasi dan dibangun di tahun 2024,” tambah Tejo.

Selanjutnya untuk keamanan, Dinas PUPR juga bersinergi dengan Polda Bengkulu untuk mengawasi penggunaan di jembatan elevated, terutama dalam mengantisipasi aksi balap liar.

“Nanti kita berkoordinasi dengan Dirlantas terutama mengenai pengamanan di jembatan elevated. Akan ada pemasangan CCTV, jadi ada kontrol Ditlantas. Nanti jika ada balapan mereka bisa langsung kontrol,” terang Tejo.  (id.)