Beranda Covid-19 Meninggal dunia selesai berapa hari di Vaksin

Meninggal dunia selesai berapa hari di Vaksin

395

MataBengkulu.com – Warsinem (55) warga Desa Talang Rami Kecamatan Seluma Utara meninggal dunia setelah empat hari divaksin. Usai divaksin, almarhumah mengalami sesak napas dan demam tinggi.

Alim warga Talang Rami mengatakan almarhumah disuntik vaksin di Posyandu Talang Rami pada senin (8/11).

Beberapa jam kemudian, almarhumah mengeluh sesak napas sehingga senin sore dilarikan ke RSUD Tais. Karena kondisinya semakin menurun, akhirnya hari selasa dirujuk ke RSHD Kota Bengkulu. Beberapa hari dirawat, Jumat malam (12/11) almarhumah meninggal dunia.

“Harusnya kan discreening dulu punya riwayat penyakit atau tidak, tapi malah langsung disuntik vaksin,” ujar Alim.

Jenazah almarhumah langsung dibawa pulang ke desa jumat malam. Namun setibanya di persimpangan desa sekitar pukul 02.00 WIB, jenazah harus diturunkan dari mobil jenazah, kemudian ditandu warga dengan menempuh perjalanan kaki sekitar 3 KM menuju rumah duka. Jenazah harus ditandu lantaran mobil tidak dapat melintasi jalan berlumpur.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Rudi Syawaluddin saat dikonfirmasi mengaku sebelumnya saat ditanya petugas, almarhumah tidak mengakui punya riwayat penyakit. Saat diperiksa tensi darah juga normal dan layak divaksin.

Namun belakangan diketahui almarhumah memiliki penyakit pembengkakan jantung yang sudah menahun tapi tidak diketahui atau tidak terpantau.

“Pada saat di RSUD Tais hasil pemeriksaan laboratorium gula darah sementara (gds) 75 (rendah) hifoglikemi, trombosit rendah (gejala DBD), eritrosit tinggi (menandakan ada infeksi) menegaskan sesak hebat, jadi hasil rontgen terjadi pembesaran jantung menandakan penyakait jantung sudah lama dan menahun”, terang Rudi Syawaluddin. (id.)