Beranda Hukum Pelaku Pembunuhan Sempat Mau Menyerang Orang Tua Angkat Korban

Pelaku Pembunuhan Sempat Mau Menyerang Orang Tua Angkat Korban

131

MataBengkulu.com – Tim Resmob Macan Gading dibantu Satreskrim Polresta Bengkulu masih memburu para pelaku yang menghabisi nyawa Dani (23), di Jalan Merapi Kelurahan Kebun Tebeng Kota Bengkulu, Minggu dini hari.

Kapolresta Bengkulu melalui Kasat Reskrim Polresta Bengkulu AKP Welliwanto Malau menyebutkan, saat ini penyelidikan terhadap peristiwa tersebut masih dilakukan. Tim Resmob Macan Gading masih di lapangan untuk mencari bukti-bukti guna mengetahui siapa pelakunya.Tim masih di lapangan identifikasi, mengumpulkan bukti -bukti. Pelaku belum bisa dipastikan berapa jumlahnya, termasuk motifnya,” beber Kasat Reskrim Polresta Bengkulu melalui pesan singkat Whatsapp, Minggu malam (8/1/2023).

Diketahui, peristiwa berdarah ini terjadi saat orang tua angkat korban terbangun, ketika mendengar ada suara rebut. Andrisol, selaku orang tua angkat korban membuka pintu, mendapati korban Dani sudah terluka.

Korban Dani kemudian dibawa masuk ke dalam rumah. Hanya beberapa detik, orang tua angkat korban juga melihat pelaku di depan rumahnya. Pelaku terlihat memegang senjata tajam dan diduga dalam kondisi mabuk.

Orang tua angkat korban sempat bertanya kepada pelaku. Namun malah pelaku berusaha menyerang orang tua angkat korban serta anggota keluarga yang lain.

Mengetahui bahaya mengancam, ibu angkat korban yang kaget dengan kejadian ini langsung berteriak minta tolong. Teriakan itulah yang membuat pelaku pergi meninggalkan lokasi dengan menaiki sepeda motor bersama dengan teman-temannya yang diperkirakan lebih dari 5 orang.

Satreskrim Polresta Bengkulu yang menerima informasi langsung mendatangi lokasi dan olah TKP, termasuk memasang police line. Orang tua angkat korban dan tetangga samping rumah dimintai keterangan.Info lain, korban Dani diketahui baru sekitar dua minggu keluar dari lembaga permasyarakatan. Ini dibenarkan ibu angkatnya bernama Revi Yanti.

Info lain, korban Dani diketahui baru sekitar dua minggu keluar dari lembaga permasyarakatan. Ini dibenarkan ibu angkatnya bernama Revi Yanti Diceritakan Revi, korban awalnya dibawa anaknya yang saat ini sudah menikah, bermain ke rumahnya lebih kurang 5 tahun lalu. Karena sudah sering datang ke rumah, dirasa seperti anak angkat. “Dia katanya asli Lubuk Linggau,” jelas Revi.(id.)