Beranda Daerah Penegakan Hukum Demi menjaga terpeliharanya Tertib Hukum.

Penegakan Hukum Demi menjaga terpeliharanya Tertib Hukum.

187

Matabengkulu.com – Langkah Polres Mukomuko dalam menangani tindak pidana kejahatan di wilayah hukum Kabupaten Mukomuko yaitu penjarahan TBS PT.DDP oleh sekelompok masyarakat dinilai sudah tepat dan sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Apalagi Penjarahan yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat sudah merupakan skala besar,terbukti dengan ditangkapnya 40 orang pelaku penjarahan yang harus ditindak tegas dan mempertanggung jawabkan perbuatan mereka. Tindakan yang diambil oleh Penegak Hukum ini justru mendapatkan perlawanan dari beberapa oknum pegiat organisasi kemasyarakatan yang justru bukan berdomisili diwilayah hukum administrasi Kabupaten Mukomuko. Apa yang dilakukan oleh Oknum oknum pegiat ormas ini yang berdalih melakukan advokasi terhadap kelompok masyarakat desa yang melakukan indikasi tindak pidana penjarahan TBS justru akan memperkeruh dan membuat situasi tidak kondusif, sebagaimana yang disampaikan oleh Nurul Huda Muhtar Ketua DPW LSM Projamin Bengkulu yang tinggal di Ipuh dan merupakan asli keturunan Malin Deman mengungkapkan ” bahwasanya kami sebagai warga masyarakat Kabupaten Mukomuko taat dan menjunjung tinggi penegakan hukum,dalam hal ini kami sangat mendukung tindakan Aparat terhadap pelaku tindak pidana,siapapun mereka dan siapapun yang membeking mereka pihak Kepolisian harus menindaknya guna terciptanya suasana yang kondusif, tidak ada yang bisa menintervensi dan mengintimidasi penegakan hukum,masyarakat jangan mau d provokasi dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum ORMAS yang tidak bertanggung jawab yang dikwhatirkan dapat memperkeruh suasana di Kabupaten Mukomuko ini ap lagi mereka Ormas-ormas yang berasal dari luar Kabupaten Mukomuko Pungkas Nurul Huda”

Senada dengan nurul huda muhtar,Ketua FKMO(Forum Komunikasi Media Online )yang beralamat di kec Ipuh dan dekat wilayah Malin deman menyayangkangkan statemen beberapa LSM dan media serta pendamping hukum yang ada karna tidak tau yang sebenar nya apa yang terjadi di wilayah itu
” saya sangat lah prihatin meyikapi hal ini sebagai rasa kemanusiaan saya empati terhadap 40 warga yang terlibat penjarahan tetapi kita tidak mau mengaburkan apa yang di lakukan oleh oknum – oknum tersebut yang mana terindikasi mengambil keuntungan pribadi dan kelompok nya tidak mewakili representatif masyarakat bahkan masyarakat yang betul betul konflik jadi tidak bisa menyesaikan permasalahan yang ada karena ulah oknum tersebut, maka dari itu kami perlu bersuara dan kalau mau keterangan lebih jelas kita tunggu di kantor FKMO Ipuh”ungkap Padhly.(antoni)