Beranda Peristiwa Seorang Adik Tikam Kakak Kandungnya Dengan Senjata Tajam

Seorang Adik Tikam Kakak Kandungnya Dengan Senjata Tajam

61

Matabengkulu.com – Penganiayaan menggunakan senjata tajam di Kabupaten kaur kembali terjadi. Peristiwa ini terjadi antara dua saudara kandung di Kecamatan Muara Sahung, minggu (29/10) tepatnya Desa Ulak Bandung.

Yadi (40) Warga Desa Ulak Bandung, sekira pukul 12.00 WIB di dusun Air Kemang Desa Ulak Bandung ditikam adik kandungnya sendiri.

Kejadian yang belum diketahui motifnya ini dilakukan Pirmansyah (33) yang merupakan adik kandung dari korban.

Dikatakan Kapolsek Muara Sahung Iptu J. Perangin, Pelaku yang merupakan adik kandung korban tidak dalam kondisi sakit gangguan kejiwaan.

Adapun kejadian bermula sekira pukul 11.30 WIB, korban yang selepas pulang dari menolong pondok warga setempat yang mengalami kebakaran, kemuian mampir ke pondok orang tua korban dengan maksud meminjam senampan angin, untuk mengusir hama di kebun miliknya.

Saat itu, Pelaku Pirmansyah (33) yang merupakan adik korban juga tengah berada di pondok orang tua kedua saudara tersebut

Sekitar pukul 12.00 WIB korban beranjak pulang ke pondoknya. Namun, pada saat di jalan yang berjarak lebih kurang 100 M dari pondok orang tuanya, Korban langsung ditikam dari belakang menggunakan senjata tajam oleh pelaku.

Selanjutnya, korban yang tengah berkendara terjatuh dari motor dan kembali ditikam oleh Pirmansyah adik dari korban, hingga beberapa kali di bagian bahu sebelah kiri dan pinggang sebelah kanan.

Alhasil, korban berusaha berlari dan meminta pertolongan yang membuat pelaku melarikan diri ke dalam wilayah perkebunan di Dusun Air Kemang.

Diceritakan Kapolsek, Korban yang meminta pertolongan dibantu oleh Zainal Arifin (65) yang merupakan orang tua korban. Selanjutnya, korban dibawa ke puskesmas Muara Sahung menggunakan motor untuk mendapatkan perawatan.

Korban sudah dibawa ke puskesmas untuk mendapat perawatan, sementara pelaku hingga saat ini masih dalam pencarian dan pengejaran kita setelah melarikan diri ke perkebunan,” kata Kapolsek.(id.)