Beranda Daerah Warga Lubuk Pinang mulai resah dengan kebijakan manajemen dan keberadaan PT USM

Warga Lubuk Pinang mulai resah dengan kebijakan manajemen dan keberadaan PT USM

409

Matabengkulu.com – MUKOMUKO – Menurut laporan sejumlah warga desa penyangga semakin di buat resah oleh pembuangan limbah pabrik PT Usaha Sawit Mandiri (USM) di Kecamatan Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko.

Hal ini di benarkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko M.Rizon. Ia mengatakan secara umum perizinan dan pengolahan limbah B3 sudah dilengkapi dan memenuhi aturan lingkungan hidup,namun masih ada warga desa penyangga yang melaporkan terkait limbah PT USM ke pihak Dinas Lingkungan Hidup.

“Diduga limbah itu di buang pada malam hari dengan volume diatas batasan yang ditentukan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup.”ujar Rizon saat dikonfirmasi awak media Selasa (23/11/2021) di ruang kerjanya.

“Disamping itu Line Aplikasi boleh dibuka di kebun-kebun tanpa melebihi kapasitas dan tidak meluber kemana-mana serta sudah mendapatkan persetujuan pihak desa penyangga.”terangnya

Menurut Humas PT USM Satria,pihak PT USM sudah memenuhi syarat yang ditentukan pihak dinas lingkungan hidup dan sudah mendapatkan persetujuan dari seluruh Kades Desa Penyangga.

“Kita siap menyelesaikan permasalahan sampai kemanapun. Toh kalau pun ada masalah,secara pribadi saya tidak berkepentingan disana.”ujarnya

“Seandainya pun bermasalah,ya paling perusahaan di tutup dan saya tidak lagi bekerja.”ungkap nya kepada awak media beberapa hari yang lalu

“Dan informasi terkait penempatan Humas dari luar daerah, silahkan saja media memberitakan. Kalaupun terjadi konflik di kemudian hari kita tidak bertanggung jawab,karena banyak warga Lubuk pinang yang punya kebun di daerah saya.”ujarnya dengan nada meninggi

Terpisah, Kades Lubuk Pinang Harafik membantah jika pihak manajemen perusahaan telah menyetujui proses jalannya line aplikasi di kebun-kebun masyarakat desa penyangga.

“Memang sebelumnya pihak PT USM merencanakan untuk mengurusi izin terkait akan dibuat line aplikasi di kebun-kebun masyarakat desa penyangga. Namun sampai saat ini,belum ada dari pihak manajemen perusahaan yang menemui kita lagi. Sedangkan line aplikasi tersebut sudah dijalankan.”imbuhnya

Sementara itu, salah satu warga yang enggan disebutkan namanya juga menanyakan kebijakan manajemen perusahaan dalam menempatkan Humas dari luar daerah. Dan ini merupakan satu satunya perusahaan di Kabupaten Mukomuko yang menempatkan Humas dari luar daerah.

“Pihak manajemen perusahaan sepertinya tidak menghargai dan meragukan putra daerah kabupaten Mukomuko.”ungkapnya

“Bahkan untuk berhadapan dengan masyarakat,tentu Humas yang turun untuk menjalin hubungan silaturahmi yang baik. Sedangkan Humas PT USM yang sekarang terkesan angkuh dan kurang bergaul dengan masyarakat desa penyangga.(JR)