Beranda Daerah Warga Pondok Batu sesalkan tanggapan pihak desa,dan serius akan laporkan fisik DD...

Warga Pondok Batu sesalkan tanggapan pihak desa,dan serius akan laporkan fisik DD 2021 ke pihak hukum

609

Matabengkulu.com – MUKOMUKO – Sudah triliunan anggaran negara yang di kucurkan Pemerintah Pusat melalui program dana desa yang di peruntukan untuk seluruh desa se indonesia. Diharapkan dengan program dana desa tersebut bisa membuat desa desa lebih maju baik secara pembangunan fisik maupun tingkat kesejahteraan masyarakat desa.

Anggaran dana desa tersebut seharusnya bisa dipergunakan secara benar dan transparan sehingga bisa mendongkrak tingkat perekonomian masyarakat di desa tersebut, mengurangi angka kemiskinan.

Namun kadang tidak sedikit anggaran yang besar tersebut dijadikan ladang untuk mencari keuntungan pribadi oleh oknum oknum. Bahkan telah banyak menyeret oknum kepala desa tersandung kasus korupsi dana desa yang berujung sanksi hukuman penjara.

Bahkan menteri Desa Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi RI dengan tegas menghimbau bahwa pelaksanaan dana desa harus dilaksanakan dengan benar dan tidak main-main serta harus dengan tangung jawab yang tinggi. Dan diharapkan peran serta masyarakat untuk mengawasi pelaksanaan dana desa tersebut serta harus terbuka informasi publik dengan memasang papan informasi poin poin dana desa (Baliho APBDes) di tempat umum. Yang bertujuan untuk supaya masyarakat tahu apa saja program dana desa dan anggaran dana desa.

Kali ini pada tahun anggaran dana desa yang sama 2021 tim padekmedia.com kembali mendapatkan temuan di lapangan pada pelaksanaan program fisik pembangunan jalan usaha tani (JUT) yang diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi RAB

Hal ini diungkapkan salah seorang warga Desa Pondok Batu berinisial (YS) , Sabtu (11/12) dijelaskannya bahwa dari hasil pemantauan di lapangan bahwa pada pembangunan JUT yang bersumber dari dana desa (DD) Pondok Batu yang menelan anggaran Rp.157.888.000 tersebut diduga dikerjakan asal jadi dan terindikasi mark up.

“Bangunan jalan tersebut masih terlihat tanah timbunan dan tampak hamparan batu yang tidak sesuai ketebalan” ungkapnya

Seharusnya dana yang di anggarkan melalui dana desa bisa di serap dengan baik untuk kemajuan desa, bukan malah terkesan asal proyek fisik dan untuk mengejar keuntungan pribadi oknum. Banyaknya persoalan di Desa Pondok Batu Kecamatan Kota Mukomuko ini, dirinya meminta kepada pihak pihak terkait supaya bisa melakukan pemeriksaan terutama pihak inspektorat.”lanjutnya

“Saya minta pihak pihak terkait supaya bisa turun ke lapangan dan melakukan pemeriksaan terhadap program program Desa Pondok Batu, karena kuat dugaan dalam pelaksanaan di lapangan tidak sesuai dan diduga Sarat korupsi” Pungkasnya

Terpisah terkait permasalahan ini ketika di konfirmasi via pesan WhatsApp Selasa, (11/12) Inspektur pembantu(Irban)III Inspektorat Kabupaten Mukomuko,Eko Setiawati enggan menanggapi perihal yang terjadi di Desa Pondok Batu

Sementara itu TA Kabupaten Mukomuko Jasman,membenarkan kalau JUT Desa Pondok Batu memang tidak ada tindak lanjut setelah Monev beberapa bulan yang lalu.

“Monev sudah diingatkan jika ada banyak kekurangan di material,cuma sampai sekarang mangkrak dan tidak ada tindak lanjut oleh TPK.”tutupnya (JR)